Ensiklopedia Hewan Langka Interaktif Untuk Anak-Anak

Skripsi / Tugas Akhir Desain Komunikasi Visual
Penulis: Gito Sabata
Jurusan Desain Komunikasi Visual Fakultas Teknik
Universitas Bina Nusantara

Ringkasan

Badan independen WWF mengibaratkan pengrusakan lingkungan sebagai “gol bunuh diri”, sedangkan manusia sebagai salah satu pelaku kehidupan di bumi ini sangat pandai dalam melakukan “gol bunuh diri”. Karena sesungguhnya segala usaha perusakan alam sekitar yang kita lakukan tersebut secara langsung ataupun tidak langsung kian menghabisi kualitas hidup kita sendiri.

Menurut Christopher Quince et al.(2005, p294) dalam bukunya yang berjudul Deleting Species from Model Food Webs, kita tidak menyadari bahwa setiap kepunahan spesies yang terjadi akan memancing lebih banyak kepunahan spesies lainnya lagi. Karena setiap spesies (baik itu hewan ataupun tumbuhan) merupakan bahan makanan bagi spesies yang lainnya. Oleh karena itu ketidakpedulian kita terhadap hewan-hewan langka sama saja dengan mempercepat terjadinya hari kiamat.

Hewan, sebagai makhluk hidup yang paling dekat dengan kita, sebagai makhluk hidup yang tingkat kepunahannya sudah jauh melewati ambang batas, sebagai pemegang kunci keseimbangan ekosistem di muka bumi ini, sebagai cerminan kehidupan yang layak dan sejahtera adalah aset yang harus diperjuangkan pertama kali.

Menyadarkan manusia untuk menghentikan segala pengrusakan lingkungan dan pemusnahan hewan bukanlah hal yang mudah. Namun selalu ada cara untuk menyongsong masa depan yang lebih cerah, salah satu caranya adalah dengan menanamkan kesadaran tersebut pada pikiran-pikiran baru, yakni anak kecil. Dimana jati diri mereka belum sepenuhnya terbentuk, maka akan sangat tepat untuk “menyisipkan” kesadaran tersebut pada pikiran mereka sehingga ada harapan kelak mereka akan menjadi seorang manusia yang lebih peduli pada makhluk hidup lain selain diri mereka sendiri.

TUJUAN PENELITIAN, ialah untuk anak-anak dibuat agar sensitivitas manusia terhadap hewan akan semakin meningkat. Hal tersebut sangat krusial mengingat kepunahan mereka berujung pada kepunahan peradaban kemanusiaan pula. Anak-anak sebagai tumpuan masa depan, harus dibina secara baik mengenai permasalahan ini, namun juga dengan strategi-strategi kreatif yang efektif agar tepat mencapai sasaran.

METODE PENELITIAN, dilakukan dengan cara mengumpulkan data dari sumber-sumber terpercaya, baik dari ensiklopedia yang pernah ada maupun via internet.

HASIL YANG DICAPAI, ialah berbentuk sebuah rangkuman lengkap yang siap untuk divisualisasikan. Setelah data tersebut dirangkum secara baik, lantas divisualisasikan dengan berbagai strategi komunikasi dalam wujud ensiklopedia.

SIMPULAN, produk tersebut diharapkan agar kelak menjadi pionir untuk terciptanya produk-produk lain yang serupa, karena untuk mencapai tujuan akhir dari pengadaan produk ini, dibutuhkan kerjasama yang baik dari berbagai pihak.

Referensi

Jakarta. Quince, Christopher. (2005). Deleting Species from Model Food Webs. Blackwell Publishing. United States.
Whelan, B.M. (1997). Color Harmony: A GuideTo Creative Color Combinations. Rockport Publishers. Massachusetts, United States.
Jane Beer, A dan Pat Morris. (2005). Encyclopedia of Endangered Animals: An Essential Guide to the Threatened Species of our World. Grange Books. United
Kingdom. Lindstrom, M. (2000). Brand Child: Menancapkan Merek Ke Dalam Benak ABG/Anak-anak Dan Mengikat Mereka Menjadi Pelanggan Loyal. Penerbit PPM.